
Banjarnegara — Penerimaan Peserta Didik Baru Madrasah (PMBM) Gelombang 1 MTs Negeri 1 Banjarnegara resmi ditutup pada Senin (30/3) dengan jumlah pendaftar mencapai 451 siswa. Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap madrasah ini kembali terlihat dari jumlah pendaftar yang melampaui kuota penerimaan yang telah ditetapkan, yakni sebanyak 360 siswa.
Berdasarkan data panitia, jumlah pendaftar tersebar di berbagai program unggulan yang dimiliki madrasah. Program Tahfiz menjadi pilihan terbanyak dengan 130 pendaftar, disusul program Olahraga sebanyak 158 pendaftar. Sementara itu, program Riset mencatat 79 pendaftar, Seni 46 pendaftar, dan Sastra sebanyak 38 pendaftar. Dari total keseluruhan, pendaftar terdiri dari 207 siswa laki-laki dan 244 siswa perempuan.
Ketua PMBM Madtsansa, Ikhsanudin, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya. Ia mengungkapkan bahwa capaian jumlah pendaftar ini menunjukkan bahwa MTs Negeri 1 Banjarnegara semakin diminati sebagai lembaga pendidikan pilihan.
“Alhamdulillah, hingga penutupan hari ini, jumlah pendaftar mencapai 451 siswa. Ini merupakan bukti nyata kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di MTs Negeri 1 Banjarnegara. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh calon peserta didik dan orang tua yang telah memilih madrasah kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ikhsanudin menjelaskan bahwa tahap selanjutnya adalah proses seleksi yang akan dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026. Seleksi tersebut akan dilakukan melalui tes tulis dengan materi TKA SD/MI sebagai dasar penilaian akademik calon peserta didik.
“Kami akan melaksanakan seleksi secara objektif dan transparan. Tes tulis ini bertujuan untuk menjaring siswa-siswi terbaik yang siap mengikuti pembelajaran di madrasah sesuai dengan program yang dipilih,” tambahnya.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, juga memberikan apresiasi atas kerja keras panitia serta tingginya minat masyarakat. Ia menegaskan bahwa madrasah berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas serta berkarakter.
“Kami sangat bersyukur atas kepercayaan masyarakat yang terus meningkat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, baik dari segi akademik maupun pembinaan karakter. Kami berharap proses seleksi nanti dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan peserta didik yang unggul,” ungkapnya.
H. Yatiman juga menambahkan bahwa keterbatasan kuota menjadi tantangan tersendiri bagi pihak madrasah dalam menyeleksi calon siswa. Namun demikian, pihaknya memastikan bahwa seluruh proses akan berjalan secara adil.
“Dengan kuota 360 siswa, tentu tidak semua pendaftar dapat diterima. Oleh karena itu, kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi kejujuran,” tegasnya.
Dukungan penuh juga datang dari Ketua Komite MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Sumarna. Ia menyatakan bahwa pihak komite sangat mendukung pelaksanaan PMBM sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan di madrasah.
“Kami dari komite memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian PMBM. Tingginya jumlah pendaftar ini menunjukkan bahwa madrasah memiliki daya tarik yang kuat di masyarakat. Kami berharap madrasah terus berkembang dan memberikan kontribusi terbaik bagi dunia pendidikan,” tuturnya.
Hal senada disampaikan oleh salah satu pengurus komite yang juga Kepala MI Muhammadiyah Semampir, Husnul Hidayati. Ia mengapresiasi sistem penerimaan yang dinilai semakin profesional dan transparan.
“PMBM Madtsansa sudah berjalan dengan sangat baik, tertib, dan transparan. Kami sangat mendukung karena ini memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik. Semoga ke depan madrasah ini semakin maju dan menjadi rujukan pendidikan yang unggul,” ujarnya.
Dengan berakhirnya PMBM Gelombang 1, seluruh perhatian kini tertuju pada pelaksanaan seleksi yang akan datang. Diharapkan proses ini dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia. (Lin)
