
Banjarnegara — Kegiatan sosial Madtsansa Berbagi yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Milad ke-48 MTs Negeri 1 Banjarnegara mulai ditasyarufkan kepada masyarakat. Pentasyarufan perdana dilaksanakan pada Sabtu (7/3) dengan menyasar sepuluh SD dan MI yang berada di sekitar madrasah.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menyalurkan paket sembako kepada pihak sekolah untuk kemudian disampaikan kepada siswa yang membutuhkan. Paket sembako yang dibagikan berisi 5 kilogram beras, 3 liter minyak goreng, 3 kaleng susu, serta 3 kilogram gula pasir.
Koordinator kegiatan Madtsansa Berbagi, Abdul Majid, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar MTs Negeri 1 Banjarnegara terhadap masyarakat sekitar, khususnya dunia pendidikan dasar yang berada di lingkungan terdekat madrasah.
“Alhamdulillah pada tahap pertama ini kami mulai menyalurkan bantuan kepada sepuluh SD dan MI terdekat. Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi siswa yang membutuhkan serta mempererat hubungan antara MTs Negeri 1 Banjarnegara dengan sekolah-sekolah di sekitarnya,” ungkap Abdul Majid.
Ia menambahkan bahwa paket sembako yang dibagikan merupakan hasil partisipasi seluruh keluarga besar Madtsansa, baik dari guru dan tenaga kependidikan (GTK) maupun para siswa. Semangat berbagi tersebut menjadi salah satu nilai penting yang ingin ditanamkan kepada para peserta didik.
“Kegiatan ini lahir dari semangat kebersamaan. GTK dan siswa ikut berkontribusi dalam pengumpulan sembako sehingga kegiatan Madtsansa Berbagi benar-benar menjadi gerakan bersama keluarga besar madrasah,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Urusan Kesiswaan, Ikhsanudin, menyampaikan bahwa kegiatan Madtsansa Berbagi tidak hanya menjadi kegiatan sosial semata, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter bagi para siswa.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai empati, kepedulian, dan semangat berbagi kepada para siswa. Mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar memahami kondisi masyarakat di sekitarnya,” kata Ikhsanudin.
Menurutnya, keterlibatan siswa dalam kegiatan sosial seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi yang memiliki kepekaan sosial serta rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Harapannya para siswa Madtsansa dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” tambahnya.
Kegiatan Madtsansa Berbagi juga melibatkan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) yang turut membantu proses penyaluran bantuan. Ketua OSIM, Tessa, mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
“Kami merasa senang karena bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan Madtsansa Berbagi. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami sebagai siswa untuk belajar berbagi dan membantu sesama,” ujar Tessa.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang karena memberikan dampak positif bagi siswa maupun masyarakat.
“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan setiap tahun karena sangat bermanfaat dan dapat mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat,” katanya.
Hal senada disampaikan oleh salah satu pengurus OSIM, Shafa, yang juga ikut terlibat dalam proses distribusi bantuan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum bagi para siswa untuk lebih memahami arti kepedulian sosial.
“Kami belajar bahwa berbagi itu tidak harus menunggu memiliki banyak. Dengan kebersamaan, kami bisa membantu orang lain yang membutuhkan,” tutur Shafa.
Ke depan, Madtsansa Berbagi tidak hanya menyasar sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Panitia juga menargetkan penyaluran bantuan kepada tukang becak serta warga yang membutuhkan di lingkungan sekitar MTs Negeri 1 Banjarnegara. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di lingkungan madrasah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Madtsansa Berbagi pun menjadi bukti bahwa peringatan Milad madrasah tidak hanya dirayakan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan aksi nyata yang membawa keberkahan bagi banyak pihak. (Lin)
