Bulan Ramadan–Madtsansa Tetap Menerima Manfaat MBG Paket Kering

Banjarnegara — Bulan suci Ramadan 1447 H tidak mengurangi komitmen pemerintah dalam memberikan layanan gizi kepada peserta didik. MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa) tetap menerima manfaat Program Makan Bergizi (MBG) dengan skema penyesuaian berupa paket kering. Madrasah ini menjadi salah satu sekolah penerima manfaat MBG dari SPPG Semampir 2 dengan total 1.033 porsi yang dibagikan kepada siswa dan GTK.

Penyesuaian tersebut mengacu pada Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Badan Gizi Nasional tentang Pelayanan Program MBG pada Bulan Ramadhan 1447 H. Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa selama bulan puasa, menu MBG dibagikan dalam bentuk paket kering yang aman dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

Kepala Madrasah, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan program MBG di bulan Ramadan. Menurutnya, penyesuaian bentuk paket menjadi solusi tepat agar manfaat program tetap dirasakan siswa tanpa mengganggu ibadah puasa.

“Alhamdulillah, meskipun di bulan Ramadan, Madtsansa tetap menerima 1.033 porsi MBG setiap hari dalam bentuk paket kering. Ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi peserta didik tetap berjalan dengan menyesuaikan kondisi ibadah puasa,” ujar H. Yatiman.

Ia menambahkan bahwa pihak madrasah memastikan pendistribusian paket berjalan tertib dan tepat sasaran. Pembagian dilakukan setelah kegiatan pembelajaran dengan pengawasan tim MBG madrasah, sehingga seluruh siswa menerima haknya secara merata.

Ketua Tim MBG Madtsansa, Linara, menjelaskan bahwa paket kering yang dibagikan telah disesuaikan agar praktis dan tahan hingga waktu berbuka. Menu yang diberikan mengandung unsur karbohidrat, protein, serta camilan bergizi yang mendukung kebutuhan energi siswa.

“Sesuai dengan arahan dari Badan Gizi Nasional, paket kering ini dipilih karena lebih aman dan fleksibel. Anak-anak bisa membawanya pulang dan mengonsumsinya saat berbuka puasa bersama keluarga. Kami juga memastikan proses distribusi berlangsung rapi dan sesuai data penerima,” jelas Linara.

Ia menambahkan bahwa tim MBG Madtsansa berkoordinasi secara intensif dengan SPPG Semampir 2 agar kualitas dan jumlah paket tetap terjaga. Setiap hari, pendistribusian dilakukan berdasarkan jumlah siswa dan GTK.

Program ini pun mendapat sambutan positif dari para siswa. Rayyan, siswa kelas 7J, mengaku senang tetap mendapatkan MBG meskipun sedang berpuasa.

“Saya senang karena tetap dapat paket MBG. Bisa untuk buka puasa di rumah. Isinya juga enak dan cukup untuk menambah energi setelah seharian puasa,” ungkap Rayyan.

Hal serupa disampaikan Khairo, siswa kelas 8B. Ia merasa program ini sangat membantu, terutama bagi siswa yang membutuhkan tambahan asupan gizi.

“Menurut saya ini sangat bermanfaat. Saat Ramadan tetap dapat perhatian soal gizi. Paketnya bisa dimakan saat berbuka, jadi tidak mubazir,” kata Khairo.

Dengan total 1.033 porsi setiap hari, keberlanjutan program MBG di MTs Negeri 1 Banjarnegara menjadi bukti bahwa pelayanan gizi tetap menjadi prioritas, bahkan di bulan suci. Penyesuaian dalam bentuk paket kering menjadi langkah adaptif yang selaras dengan semangat Ramadhan, tanpa mengurangi esensi program.

Pihak madrasah berharap program MBG dapat terus berlanjut dan semakin meningkat kualitasnya. H. Yatiman menegaskan komitmen Madtsansa untuk mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

“Kami siap mendukung dan mengawal program ini agar benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi siswa. Semoga keberkahan Ramadan semakin menambah semangat kita dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan peserta didik,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara madrasah, tim MBG, dan SPPG Semampir 2, pelaksanaan MBG paket kering di bulan Ramadan 1447 H diharapkan tetap memberikan kontribusi positif bagi tumbuh kembang dan semangat belajar siswa Madtsansa. (Lin)