Penguatan Materi TKA Kelas 9 MTs Negeri 1 Banjarnegara Kembali Aktif Pasca Tryout Pertama

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali mengaktifkan kegiatan penguatan materi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas 9 pada Rabu (21/1). Kegiatan ini dilaksanakan setelah seluruh siswa mengikuti tryout TKA pertama yang digelar pada pekan kedua sebelumnya. Program penguatan ini menjadi bagian penting dari strategi madrasah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi TKA secara lebih matang, terarah, dan berkelanjutan.

Kegiatan penguatan materi TKA dilaksanakan secara terjadwal dengan fokus pada mata pelajaran yang diujikan, di antaranya Bahasa Indonesia dan Matematika. Seluruh siswa kelas 9 mengikuti kegiatan ini dengan antusias di ruang-ruang belajar yang telah ditentukan, didampingi oleh guru pengampu masing-masing mata pelajaran.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj. Yuniyati, menjelaskan bahwa penguatan materi TKA kembali diaktifkan sebagai tindak lanjut dari hasil tryout pertama. Menurutnya, tryout bukan hanya sarana evaluasi, tetapi juga pijakan untuk menentukan langkah pembelajaran selanjutnya.

“Setelah tryout pertama, kami melakukan pemetaan hasil dan melihat kompetensi mana yang masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, penguatan materi TKA ini kembali kami aktifkan agar siswa mendapatkan pendalaman materi sekaligus strategi dalam mengerjakan soal-soal TKA,” ujar Hj. Yuniyati.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pembelajaran yang menyenangkan dan memotivasi siswa.

“Harapannya, siswa tidak merasa tertekan, tetapi justru semakin percaya diri dan siap menghadapi TKA yang sesungguhnya,” tambahnya.

Pengajar TKA mata pelajaran Bahasa Indonesia, Surya Widhi Prakosa, menyampaikan bahwa dalam sesi penguatan ini, siswa diajak untuk lebih memahami karakteristik soal TKA, khususnya yang berkaitan dengan literasi membaca, pemahaman teks, dan kebahasaan. Ia menekankan pentingnya ketelitian dan kemampuan analisis dalam mengerjakan soal Bahasa Indonesia.

“Dalam penguatan ini, kami tidak hanya membahas soal, tetapi juga membedah cara berpikir yang tepat. Siswa kami latih untuk memahami konteks soal, menemukan gagasan utama, serta menghindari kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi saat tryout,” jelas Surya.

Sementara itu, pengajar TKA mata pelajaran Matematika, Linara, menyampaikan bahwa penguatan difokuskan pada penguasaan konsep dasar dan latihan soal bertipe TKA. Menurutnya, banyak siswa sebenarnya sudah memahami materi, namun masih kurang percaya diri atau kurang teliti dalam perhitungan.

“Kami berusaha membantu siswa memahami konsep secara sederhana dan aplikatif. Selain itu, kami juga memberikan tips dan trik agar siswa lebih efisien dalam mengerjakan soal, terutama yang membutuhkan logika dan ketepatan waktu,” ungkap Linara.

Dari sisi siswa, kegiatan penguatan materi TKA ini dirasakan sangat membantu. Sastia, siswi kelas 9C, mengaku lebih memahami materi setelah mengikuti penguatan pasca tryout.

“Setelah tryout, saya jadi tahu bagian mana yang masih kurang. Di penguatan ini, penjelasannya lebih detail dan jadi lebih paham cara mengerjakan soalnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Faiq, siswa kelas 9D. Ia merasa kegiatan penguatan membuatnya lebih siap dan termotivasi.

“Awalnya saya agak minder dengan hasil tryout, tapi setelah ikut penguatan TKA, saya jadi lebih semangat dan yakin bisa memperbaiki hasil di tryout berikutnya,” katanya.

Dengan kembali aktifnya penguatan materi TKA ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap seluruh siswa kelas 9 dapat meningkatkan kemampuan akademik sekaligus kesiapan mental dalam menghadapi TKA. Program ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. (Fy)