
Banjarnegara — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MTs Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa). Tim riset Madtsansa berhasil meraih Juara 2 tingkat nasional dalam ajang Manembayo Research Competition (MARCO) 4, Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat SMP/MTs sederajat yang diselenggarakan oleh MAN 4 Bantul. Kompetisi ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan mengusung tema besar “Peran Generasi Z dalam Mewujudkan Bumi Hijau untuk Masa Depan Berkelanjutan.”
Tim riset Madtsansa yang terdiri dari Aisyamara Azarine Ramadhani dan Syafiqa Hanafadhila Ivama, keduanya siswi kelas VIII A, tampil gemilang dengan karya ilmiah berjudul “CelluPec Gel: Inovasi Biodegradable Hydrogel dari Eceng Gondok dan Kulit Kopi Robusta sebagai Solusi Hidrasi Tanah.” Penelitian ini menawarkan solusi ramah lingkungan untuk mengatasi permasalahan kekeringan tanah, khususnya pada musim kemarau.
Dalam penelitiannya, Aisyamara dan Syafiqa mengembangkan hydrogel biodegradable berbahan dasar eceng gondok dan kulit kopi robusta. Hydrogel ini mampu menyerap dan menyimpan air dalam jumlah besar, kemudian melepaskannya secara perlahan ke dalam tanah. Inovasi tersebut dinilai efektif untuk menjaga kelembapan tanah, meningkatkan efisiensi penggunaan air, serta memanfaatkan limbah organik yang melimpah di lingkungan sekitar.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, semangat belajar, serta komitmen madrasah dalam mengembangkan budaya riset sejak dini.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga atas prestasi yang diraih ananda Aisyamara dan Syafiqa. Ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat nasional dengan karya yang inovatif dan solutif. Madtsansa akan terus mendukung pengembangan riset sebagai bagian dari penguatan profil pelajar rahmatan lil ‘alamin,” ujar H. Yatiman.
Pembimbing sekaligus Koordinator Kelas Riset Madtsansa, Hj. Tri Widayati, menjelaskan bahwa proses penelitian dilakukan melalui tahapan yang sistematis, mulai dari identifikasi masalah lingkungan, kajian literatur, eksperimen pembuatan hydrogel, hingga uji daya serap air.
“Karya ini lahir dari kepekaan siswa terhadap persoalan kekeringan dan limbah organik di sekitar mereka. Aisyamara dan Syafiqa menunjukkan ketekunan, rasa ingin tahu yang tinggi, serta kemampuan berpikir ilmiah yang sangat baik. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk mencintai riset dan inovasi,” tuturnya.
Aisyamara Azarine Ramadhani mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas capaian tersebut. Ia mengaku tidak menyangka penelitiannya bersama tim dapat meraih juara nasional.
“Kami sangat bersyukur dan bangga bisa membawa nama Madtsansa. Semoga penelitian CelluPec Gel ini bisa dikembangkan lebih lanjut dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya petani di daerah rawan kekeringan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Syafiqa Hanafadhila Ivama. Ia berharap keberhasilan ini menjadi awal untuk terus berkarya di bidang riset.
“Pengalaman mengikuti MARCO 4 sangat berharga bagi kami. Kami belajar berani mempresentasikan ide, menerima masukan, dan bekerja sama dalam tim. Terima kasih kepada madrasah dan pembimbing yang selalu mendukung,” ungkap Syafiqa.
Keberhasilan tim riset Madtsansa dalam MARCO 4 ini semakin menegaskan komitmen MTs Negeri 1 Banjarnegara sebagai madrasah yang mendorong prestasi, inovasi, dan kepedulian lingkungan, sejalan dengan semangat Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi nyata bagi masa depan yang berkelanjutan. (Lin)
