
Banjarnegara — Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banjarnegara (Madtsansa) kembali menghadirkan konten inspiratif melalui podcast unggulannya bertajuk “Madtsansa Ada Apa?” Episode ke-23 yang dipublikasikan di seluruh media sosial resmi Madtsansa https://youtu.be/KT4GOQPiHIE menghadirkan narasumber istimewa, yakni Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Dr. H. Sukarno, MM, dengan host Linara.
Podcast yang menjadi edisi perdana di tahun 2026 ini mengangkat tema besar seputar pengabdian, kepemimpinan, kerukunan umat beragama, serta peran strategis madrasah dalam membangun masa depan generasi muda Banjarnegara. Kehadiran Dr. H. Sukarno terasa istimewa karena selain menjabat sebagai Kakankemenag Banjarnegara, beliau juga memiliki ikatan emosional dengan Madtsansa, mengingat putrinya merupakan alumni MTs Negeri 1 Banjarnegara.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya podcast tersebut. Menurutnya, podcast Madtsansa bukan sekadar media hiburan, tetapi ruang literasi, refleksi, dan inspirasi bagi warga madrasah dan masyarakat luas.
“Podcast Madtsansa Ada Apa? adalah bagian dari ikhtiar madrasah untuk menghadirkan dialog yang bermakna. Kehadiran Bapak Dr. H. Sukarno menjadi energi positif bagi kami, karena beliau berbicara bukan hanya sebagai pejabat, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar madrasah,” ungkap H. Yatiman.
Ia berharap podcast ini mampu memperkuat sinergi antara madrasah dan Kementerian Agama dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Dalam podcast berdurasi sekitar 90 menit tersebut, Dr. H. Sukarno berbagi refleksi tentang makna kembalinya beliau berhidmah di Banjarnegara setelah sebelumnya mengabdi sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kebumen. Ia menegaskan bahwa Banjarnegara bukanlah tempat yang asing, melainkan bagian penting dari perjalanan hidup dan pengabdiannya.
“Kembali ke Banjarnegara bagi saya bukan sekadar mutasi jabatan, tetapi pulang untuk menguatkan dampak. Di sini ada ikatan emosional, ada madrasah, ada masyarakat yang harus terus kita layani dengan sepenuh hati,” tutur Dr. H. Sukarno.
Ia juga menekankan bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, nilai keagamaan, dan karakter kebangsaan. Menurutnya, di era digital dan kecerdasan buatan, madrasah harus tampil sebagai lembaga pendidikan yang relevan tanpa kehilangan jati diri.
“Madrasah harus menjadi pilihan utama masyarakat. Unggul secara akademik, kuat dalam karakter, dan adaptif terhadap teknologi, namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” tambahnya.
Sementara itu, Linara selaku host menyampaikan bahwa episode ke-23 ini dirancang sebagai ruang dialog yang lebih reflektif dan inspiratif. Ia menyebut percakapan bersama Kepala Kemenag Banjarnegara memberikan banyak pelajaran, tidak hanya bagi pendidik, tetapi juga bagi generasi muda.
“Kami ingin podcast ini menjadi ruang belajar bersama. Bapak Dr. H. Sukarno berbagi pengalaman kepemimpinan dengan bahasa yang membumi dan penuh makna. Harapannya, pendengar bisa menangkap pesan tentang pentingnya pengabdian, kerukunan, dan peran madrasah di masa depan,” ujar Linara.
Podcast “Madtsansa Ada Apa?” episode 23 dapat disaksikan dan didengarkan melalui seluruh kanal media sosial Madtsansa. Dengan hadirnya episode ini, Madtsansa menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan konten edukatif dan inspiratif yang memperkuat citra madrasah sebagai pusat pembelajaran, dialog, dan pengembangan karakter generasi bangsa. (Fy)
