Rapat Koordinasi Tim Humas MTs Negeri 1 Banjarnegara Evaluasi Pentasyarufan Dana Sosial Madtsansa

Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara menggelar rapat koordinasi (rakord) tim humas bersama kepala madrasah dan jajaran wakil kepala pada pekan ini. Rapat yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut membahas secara khusus evaluasi pentasyarufan dana sosial bagi keluarga besar Madtsansa sekaligus menyusun panduan kriteria dan sasaran penerima dana sosial agar lebih tepat guna, transparan, dan berkeadilan.

Rakord dihadiri langsung oleh Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, Wakil Kepala Madrasah Urusan Humas Linara, Biro Humas Abdul Majid, serta Bendahara Pengelolaan Dana Sosial Madtsansa Estu Diah Fitriyani. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat tata kelola dana sosial yang selama ini dihimpun dari keluarga besar madrasah.

Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara dalam arahannya menegaskan bahwa dana sosial Madtsansa merupakan amanah bersama yang harus dikelola secara bertanggung jawab. Menurutnya, dana tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bentuk solidaritas internal, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial madrasah terhadap warganya yang membutuhkan.

“Dana sosial Madtsansa adalah cerminan kepedulian dan kebersamaan kita sebagai satu keluarga besar. Karena itu, penyalurannya harus jelas kriteria dan sasarannya, agar benar-benar sampai kepada pihak yang berhak dan membutuhkan,” tegas kepala madrasah. Ia juga menambahkan bahwa penyusunan panduan ini penting untuk menjaga kepercayaan seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam pengumpulan dana sosial.

Wakil Kepala Madrasah Urusan Humas, Linara, menjelaskan bahwa rakord ini merupakan tindak lanjut dari berbagai masukan dan evaluasi yang muncul di lapangan. Ia menilai perlu adanya pedoman tertulis yang disepakati bersama agar proses pentasyarufan dana sosial memiliki standar yang sama dan mudah dipahami.

“Selama ini penyaluran dana sosial sudah berjalan dengan baik, namun masih diperlukan panduan yang lebih sistematis. Dengan adanya kriteria dan sasaran yang jelas, tim humas dan pengelola dana sosial akan lebih mudah dalam mengambil keputusan, sekaligus menghindari potensi kesalahpahaman,” ujar Linara. Ia berharap panduan tersebut nantinya dapat menjadi rujukan resmi dalam setiap penyaluran dana sosial Madtsansa.

Sementara itu, Biro Humas MTs Negeri 1 Banjarnegara, Abdul Majid, menekankan pentingnya aspek komunikasi dan transparansi dalam pengelolaan dana sosial. Menurutnya, informasi terkait tujuan, kriteria penerima, dan mekanisme penyaluran perlu disampaikan secara terbuka kepada keluarga besar madrasah.

“Peran humas tidak hanya mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga memastikan informasi tersampaikan dengan baik. Dengan panduan yang jelas, kami dapat membantu menyosialisasikan kebijakan dana sosial ini agar dipahami dan didukung oleh seluruh warga Madtsansa,” ungkap Abdul Majid. Ia menambahkan bahwa transparansi akan memperkuat partisipasi dan rasa memiliki dari seluruh elemen madrasah.

Dari sisi pengelolaan keuangan, Bendahara Dana Sosial Madtsansa, Estu Diah Fitriyani, menyampaikan bahwa evaluasi ini sangat membantu dalam menata administrasi dan pencatatan dana. Ia mengungkapkan bahwa selama ini pengelolaan dana sosial dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, namun dengan adanya panduan kriteria dan sasaran yang lebih rinci, prosesnya akan menjadi lebih tertib dan akuntabel.

“Panduan ini akan memudahkan kami dalam mencatat dan mempertanggungjawabkan setiap penyaluran dana. Selain itu, bendahara juga memiliki dasar yang kuat dalam menyalurkan dana sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati bersama,” jelas Estu Diah Fitriyani. Rakord ditutup dengan kesepakatan untuk segera merumuskan draf panduan kriteria dan sasaran dana sosial Madtsansa yang meliputi jenis kebutuhan, prioritas penerima, serta mekanisme pengajuan dan penyaluran. Draf tersebut selanjutnya akan dibahas kembali sebelum ditetapkan sebagai pedoman resmi. Melalui langkah ini, MTs Negeri 1 Banjarnegara berharap pengelolaan dana sosial Madtsansa semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar madrasah. (Fy)