
Banjarnegara — MTs Negeri 1 Banjarnegara kembali melaksanakan kegiatan Penguatan Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi peserta didik kelas IX setelah masa libur semester. Kegiatan ini resmi dimulai pada Selasa (6/1) dan berlangsung dengan tertib serta lancar dari pukul 13.45 hingga 14.45 WIB di ruang kelas masing-masing.
Pelaksanaan penguatan TKA ini merupakan bagian dari program strategis madrasah dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi asesmen akademik secara optimal, khususnya pada mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Seluruh siswa kelas IX mengikuti kegiatan sesuai jadwal dan pembagian pembimbing yang telah ditetapkan oleh tim kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara.
Kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara, H. Yatiman, M.Pd.I., menyampaikan bahwa penguatan TKA menjadi salah satu ikhtiar madrasah dalam menjaga konsistensi mutu akademik siswa, terlebih setelah melewati masa liburan yang cukup panjang. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada capaian nilai, tetapi juga pada penguatan pemahaman konsep dan kesiapan mental siswa.
“Penguatan TKA ini kami laksanakan sebagai bentuk komitmen madrasah dalam mendampingi peserta didik agar tetap fokus dan siap menghadapi tes kompetensi akademik. Setelah liburan, ritme belajar perlu kembali dibangun, dan kegiatan ini menjadi sarana yang tepat untuk itu,” ujar H. Yatiman.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan guru-guru berkompeten sesuai bidangnya diharapkan mampu memberikan pendampingan yang efektif dan terarah. Kepala madrasah juga mengapresiasi kedisiplinan siswa serta kesiapan para guru pengampu yang turut menyukseskan pelaksanaan penguatan TKA hari pertama.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum MTs Negeri 1 Banjarnegara, Hj. Yuniyati, S.Pd.I., M.Pd., yang juga merupakan pengampu mata pelajaran Matematika, menjelaskan bahwa penguatan TKA dirancang berbasis pemetaan kompetensi siswa. Materi yang diberikan disesuaikan dengan indikator-indikator yang sering muncul dalam tes kompetensi akademik.
“Penguatan ini kami fokuskan pada penguatan konsep dasar, latihan soal, serta pembahasan yang mendalam. Untuk Matematika, siswa tidak hanya menghafal rumus, tetapi dilatih memahami alur berpikir dan strategi penyelesaian soal,” jelas Hj. Yuniyati.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan penguatan TKA pascalibur justru menjadi momentum yang baik untuk mengukur kembali kesiapan akademik siswa. Dari hasil kegiatan ini, guru dapat melakukan evaluasi awal dan menyusun tindak lanjut pembelajaran yang lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Surya Widhi Prakosa, selaku pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, menyampaikan bahwa penguatan TKA Bahasa Indonesia diarahkan pada peningkatan kemampuan literasi siswa. Materi yang diberikan meliputi pemahaman bacaan, analisis teks, serta keterampilan menjawab soal berbasis wacana.
“Bahasa Indonesia dalam TKA menuntut ketelitian dan kemampuan berpikir kritis. Melalui penguatan ini, kami melatih siswa untuk membaca soal dengan cermat, memahami konteks teks, dan memilih jawaban secara logis,” ungkap Surya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme siswa yang tetap semangat mengikuti kegiatan meskipun dilaksanakan pada siang hari. Menurutnya, suasana kelas yang kondusif sangat mendukung kelancaran proses penguatan TKA.
Secara umum, pelaksanaan penguatan TKA MTs Negeri 1 Banjarnegara pada hari pertama berjalan sesuai rencana. Seluruh kegiatan dilaksanakan di kelas masing-masing dengan pendampingan guru sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Madrasah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri, kesiapan akademik, serta hasil belajar peserta didik dalam menghadapi Tes Kompetensi Akademik pada tahun ajaran 2025/2026. (Fy)
